|
Seminar Nasional II SDM Teknologi Nuklir |
|
|
|
11. Desember 2006 jam 06:17 |

Telah dilaksanakan Seminar Nasional II SDM Teknologi Nuklir di
STTN-BATAN pada tanggal 21-22 Desember 2006. Pada seminar ini
menghadirkan tiga pembicara utama yaitu D. Eng Zaki Suud dari Teknik
Fisika ITB, Dr Heinz Frick dari Unika Soegidjajapranata Semarang serta
Dr Soedyartomo Soentono selaku Kepala Batan. Seminar ini sangat menarik
karena selain diikuti oleh orang ahli nuklir atau PLTN juga diikuti
oleh orang yang anti PLTN yaitu Dr Heinz Frick. Dalam seminarnya, Dr
Heinz frick tidak setuju digunakannya PLTN sebagai pembangkit listrik
karena dianggap terlalu berlebihan. Namun hal tersebut ditanggapi oleh
Kepala Batan bahwa PLTN itu dibangun karena memiliki banyak kelebihan
dan keuntungan baik dari segi keselamatan termasuk ramah lingkungan.
Seminar kali ini adalah merupakan Seminar Nasional
II mengenai SDM Teknologi nuklir, yang merupakan bagian kegiatan Unit
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STTN-BATAN. dengan tema
”PERKEMBANGAN IPTEK NUKLIR DAN PENYIAPAN SDM PENDUKUNGNYA BAGI
KESEJAHTERAAN MASYARAKAT”. Ditinjau dari sisi penelitian, seminar ini
merupakan ajang untuk mempublikasikan hasil penelitian, kajian, dan
gagasan para dosen STTN dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Dari sisi pengabdian masyarakat, seminar ini merupakan ajang untuk
menginformasikan IPTEK kepada masyarakat.
Pada kegiatan seminar ini telah terdaftar
sebanyak 61 makalah dari unit STTN, PTAPB, PRSG, PPNR, PATIR, PPEN,
UII, UAD, BAPETEN, dan Lemigas. Setelah melalui proses review,
tersaringlah 59 makalah yang dapat dipresentasikan. Dalam seminar ini
akan hadir pula peserta pendengar yang terdiri dari mahasiswa dan staf
dari unit BATAN dan BAPETEN.
Seminar ini diharapkan menjadi ajang diskusi yang
sangat menarik karena, selain dihadiri oleh seorang anggota Komisi
Tenaga Nuklir yang kompeten dan Kepala BATAN sendiri, juga dihadiri
oleh pembicara tamu yang ”bukan orang nuklir”. Semoga keseluruhan
materi dan diskusi dalam seminar ini dapat memperkaya khazanah
pengetahuan serta memperluas wawasan kita.
|