header image
Banner
Home arrow Berita STTN arrow Kursus dan Ujian Lisensi PPR bagi Mahasiswa STTN
Kursus dan Ujian Lisensi PPR bagi Mahasiswa STTN PDF Print
20. Februari 2009 jam 00:00
kursis PPR 09STTN, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Badan Tenaga Nuklir Nasional menyelenggarakan Kursus dan Ujian Lisensi Petugas Proteksi Radiasi Bagi Mahasiswa STTN-BATAN Yogyakarta yang diselenggarakan tepatnya di Auditorium Kampus STTN  Jl. Babarsari pada tanggal, 9 – 19 Februari 2009. Menurut Siswantoro, A.Md. selaku ketua penyelenggara, kursus dan lisensi PPR tahun 2009 kali ini diikuti oleh 77 orang Mahasiswa Semester VII atau Mahasiswa yang telah mencapai setara D-III dengan Indek Prestasi minimal 2,5
Dosen, Pengajar dan Asisten praktikum tidak hanya dari STTN namun juga dari PTAPB-BATAN dan Pusdiklat-BATAN Jakarta. Untuk ujian lisensi pada tanggal 18-19 Februari 2009 penguji langsung dari BAPETEN.   Pada kesempatan ini Kursus dibuka oleh Prof. Dr. Kristri Basuki selaku ketua STTN-BATAN Yogyakarta dan beliau dalam sambutannya antaralain mengharapkan kepada para peserta Kursus dan Lisensi agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti   kursus dengan disiplin, tekun dan seksama, sehingga mendapatkan kursus dengan sebaik-baiknya sehingga lulus menempuh ujian Lisensi yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Kegiatan semacam ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh STTN guna membekali  para Mahasiswa yang akan lulus, sehingga mahasiswa setelah menamatkan kuliah di STTN disamping mendapatkan ijazah dengan gelar SST juga dibekali dengan Surat Ijin Bekerja Petugas Proteksi Radiasi (SIB-PPR) yang nantinya dapat digunakan untuk menangani pekerjaan yang  berkaitan dengan tenaga nuklir. Karena dengan berkembangnya teknologi nuklir di Indonesia yang sudah diatur dengan Undang-undang Nomor 10 tahun 1997 memungkinkan penggunaan/pemakaian tenaga nuklir oleh instansi di luar BATAN. Dengan kemajuan teknologi saat ini tenaga nuklir selain digunakan di BATAN dan BAPETEN banyak juga digunakan oleh Rumah Sakit baik untuk pengobatan maupun untuk mendiagnose penyakit. Selain digunakan untuk kesehatan juga digunakan untuk pertanian, peternakan serta tenaga nuklir juga telah banyak digunakan dalam bidang industri misalnya : Industri logam, Industri kertas, Perusahaan minyak, NDT dll., sehingga lulusan STTN sampai saat ini masih banyak peluangnya di dunia kerja yang berhubungan dengan tenaga nuklir.
Joko Haendarto, STTN-BATAN Yogyakarta
 
Info STTN
FAQs
Info Akademik
Download Kalender Akademik 2010/2011
Jajak Pendapat
Seberapa jauh pengetahuan Anda terhadap PLTN yang akan dibangun di Indonesia?